ANALISIS KAIDAH ISTIHSAN BI AL-DARURAH WA AL-URF TERHADAP PRAKTIK PENGEMBALIAN UANG SISA PEMBELIAN DENGAN BARANG (Studi Kasus di Indomaret Sukanagalih Kec. Pacet Kab. Cianjur)

Penulis

  • Ari Nugraha Penulis

DOI:

https://doi.org/10.69578/mua.v3i1.3

Kata Kunci:

Istihsan, Daurat, Uang Sisa Pembelian

Abstrak

Pengembalian uang sisa pembelian di Indomaret Sukanagalih dengan barang atau digenapkan sudah menjadi kebiasaan. Namun, konsumen merasa dirugikan, karena tidak ada kata sepakat antara penjual dan pembeli, kecuali pengembalian uang koin dalam bentuk permen disepakati oleh kedua belah pihak.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik pengembalian uang sisa pembelian dengan barang di Indomaret Sukanagalih dan untuk mengetahui analisis kaidah Istihsan  bi al-darurah terhadap praktik pengembalian uang sisa pembelian dengan barang di Indomaret Sukanagalih Kec. Pacet Kab. Cianjur Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggantian uang sisa pembelian dengan permen pada transaksi jual beli di Indomaret Sukanagalih Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur kebanyakan masyarakat menerima hal tersebut karena sudah terbiasa di lakukan di swalayan. Namun, masih ada juga yang tidak bisa menerima pengembalian uang sisa dengan permen. Dari perspektif kaidah istihsan bi al-darurat wa al-urf penggantian uang sisa pembelian dengan permen di Indomaret Sukanagali diperbolehkan. Hal ini sama dengan penggenapan uang sisa pembelian, yaitu keadaan yang menyulitkan (masyaqqah)

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2024-03-01

Terbitan

Bagian

Articles